23230534
IQPlus, (20/8) - PT Bank Permata Tbk (Permata Bank) meluncurkan program pelestarian ekosistem, sosial, dan lingkungan hidup di wilayah Bukit Tigapuluh, Kabupaten Tebo, Jambi, bekerja sama dengan World Wildlife Fund (WWF) Indonesia.
Direktur Utama Permata Bank Meliza M. Rusli menuturkan bahwa program bertajuk .#DenganHati untuk Bukit Tigapuluh. tersebut berfokus pada pelestarian habitat gajah Sumatra melalui upaya reforestasi, peningkatan kualitas ekonomi masyarakat melalui agroforestri, serta renovasi fasilitas pendidikan.
"Kami sangat peduli terhadap keseimbangan ekosistem yang bisa mewujudkan ruang berbagi kehidupan yang harmonis antara manusia dan gajah," ujar Meliza M. Rusli dalam keterangannya yang diterima di Jakarta, Senin.
Sekitar 60 ribu hektar dari kawasan Bukit Tigapuluh telah ditetapkan oleh Pemerintah Provinsi Jambi sebagai Koridor Hidupan Liar Datuk Gedang yang juga merupakan penyangga Taman Nasional Bukit Tigapuluh.
Tidak kurang dari 120 individu gajah Sumatra dan berbagai satwa dilindungi lainnya, seperti harimau dan orang utan hidup di kawasan ini.
Selain itu, masyarakat Talang Mamak dan suku Anak Dalam juga menjadikan kawasan ini sebagai rumah mereka.
Namun, tantangan fenomena alam dan aktivitas manusia yang tidak bertanggung jawab telah mempersempit ruang hidup satwa liar dan manusia.
Melihat permasalahan tersebut, Meliza mengatakan bahwa pihaknya pun berinisiatif untuk membangun keseimbangan ekosistem yang memungkinkan manusia dan satwa liar untuk berbagi ruang.
"Harapannya, kami bisa berkontribusi langsung terhadap pelestarian Koridor Hidupan Liar Datuk Gedang khususnya di kawasan Restorasi Ekosistem Alam Bukit Tigapuluh, sekaligus mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat," katanya. (end/ant)