03645188
IQPlus, (6/2) - Direktur Eksplorasi PT Pertamina Hulu Energi (PHE) Muharram Jaya Panguriseng mengatakan pihaknya membidik potensi cadangan migas raksasa melalui strategi eksplorasi migas yang masif dan agresif pada tahun 2024 demi memperkuat ketahanan energi nasional.
Pada acara media gathering PHE di Mandalika, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), Selasa, Muharram Jaya memaparkan sejumlah strategi PHE tahun ini yang bertujuan untuk menggali setiap potensi penemuan sumber daya migas baru, terutama cadangan migas besar (big fish).
Strategi itu ditujukan untuk mengoptimalkan aset dan menjaga laju produksi migas saat ini. Temuan sumber daya migas di Indonesia dalam beberapa tahun terakhir, menurut Muharram, menunjukkan optimisme bahwa Indonesia masih memiliki potensi cadangan migas yang besar.
Untuk itu, lanjut Muharram, PHE mengejar setiap potensi termasuk melakukan pemboran di area eksplorasi yang sudah ada atau near field exploration, namun dengan konsep eksplorasi dan teknologi baru.
Upaya tersebut telah menunjukkan hasil signifikan, terbukti pada akhir 2023 ditemukan potensi cadangan migas dari sumur East Pondok Aren (EPN)-001 di wilayah kerja PEP Tambun Field, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat dan sumur East Akasia Cinta (EAC)-001 di wilayah kerja PEP Jatibarang Field, Indramayu, Jawa Barat.
"Temuan cadangan migas baru di Kabupaten Bekasi dan Indramayu, Jawa Barat tersebut bahkan sempat viral beberapa waktu lalu," ujar Muharram. (end/ant)