07433575
IQPlus, (16/3) - Jepang saat ini tidak berencana untuk mengirimkan kapal angkatan laut untuk mengawal kapal-kapal di Timur Tengah, kata Perdana Menteri Sanae Takaichi pada hari Senin, setelah Presiden AS Donald Trump meminta sekutu untuk membantu mengawal kapal tanker melalui Selat Hormuz.
"Kami belum membuat keputusan apa pun tentang pengiriman kapal pengawal. Kami terus meneliti apa yang dapat dilakukan Jepang secara independen dan apa yang dapat dilakukan dalam kerangka hukum," kata Takaichi kepada parlemen..
Seruan Trump dalam unggahan media sosial kepada sekutu AS, termasuk Jepang, untuk membantu melindungi pengiriman minyak dan gas melalui jalur air strategis tersebut menempatkan Tokyo dalam posisi sulit karena konstitusinya yang menolak perang membatasi ruang lingkup operasi militer luar negeri yang dapat dilakukannya.
Amerika Serikat belum mengajukan permintaan bantuan secara resmi, kata Takaichi. (end/Reuters)