05931458
IQPlus, (29/2) - PT. Provident Investasi Utama Tbk (PALM) akan menawarkan Obligasi berkelanjutan II tahap II tahun 2024 sebesar Rp1,25 triliun. Obligasi ini merupakan bagian dari Obligasi berkelanjutan II tahap II tahun 2024 dengan target dana yang dihimpun sebesar Rp5 triliun.
Dalam prospektus ringkasnya Manajemen PALM Rabu (28/2) menyebutkan Obligasi ini terdiri dari 2 seri, Seri A dengan jumlah pokok Rp452 miliar memiliki tingkat bunga tetap 8% per tahun dan jangka waktu 367 hari sejak tanggal emisi dan seri B dengan pokok Rp202,6 miliar dengan bunga tetap sebesar 9,75% per tahun dan jangka waktu 3 tahun sejak tanggal emisi.
Sisa dari Pokok Obligasi yang ditawarkan sebanyak -banyaknya Rp595.365.000.000 akan dijamin secara kesanggupan terbaik (best effort). Bila jumlah dalam penjaminan kesanggupan terbaik ( best effort) tidak terjual sebagian atau seluruhnya, maka atas sisa yang tidak terjual tersebut tidak menjadi kewajiban Perseroan untuk menerbitkan Obligasi tersebut.
Bunga Obligasi dibayarkan setiap triwulan, di mana Bunga Obligasi pertama akan dibayarkan pada tanggal 1 9 Juni 2024, sedangkan Bunga Obligasi terakhir sekaligus pelunasan Obligasi akan dibayarkan pada tanggal 26 Maret 2025 untuk Obligasi Seri A dan tanggal 19 Maret 2027 untuk Obligasi Seri B. Pelunasan masing -masing seri Obligasi akan dilakukan secarapenuh (bullet payment) pada saat jatuh tempo.
Seluruh dana yang diperoleh dari Penawaran Umum Obligasi ini, setelah dikurangi dengan biaya -biaya Emisi, akan digunakan dengan urutan prioritas sampai dengan sebesar US $70.000.000 atau sekitar Rp1.094 miliar akan digunakan oleh Perseroan untuk melakukan pembayaran dipercepat atas pokok utang Perseroan kepada Bank UOB) berdasarkan Perjanjian Fasilitas untuk Fasilitas Kredit Bergulir sebesar US$75.000.000 tanggal 31 Agustus 2023 antara Perseroan sebagai peminjam dan Bank UOB sebagai pemberi pinjaman dan arrange.
Pada tanggal 27 Februari 2024, Perseroan telah melakukan penarikan sebesar US$70.000.000 atau sekitar Rp1.094 miliar. Perseroan akan melakukan pembayaran pokok utang sebanyak -banyaknya sebesar US$70.000.000 atau sekitar Rp1.094 miliar, sehingga saldo kewajiban Perseroan per 27 Februari 2024 sebesar Rp15.635/US$ dalam hal terdapat sisa, akan digunakan oleh Perseroan dan/atau Perusahaan Anak untuk mengembangkan portofolio investasi dalam bentuk pembelian saham pada satu atau lebih perusahaan tercatat di sektor sumber daya alam, teknologi, media dan telekomunikasi, dan/atau logistik, atau efek bersifat ekuitas lainnya.
PT Indo Premier Sekuritas, PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk dan PT Sucor Sekuritas, PT Mandiri Sekuritas serta PT Aldiracita Sekuritas Indonesia akan bertindak sebagai penjamin pelaksana emisi obligasi serta PT Bank Rakyat Indonesia Persero Tbk (BBRI) bertindak sebagai wali amanat dan Obligasi ini mendapatkan peringkat idAAA dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo).
Masa Penawaran Obligasi ini dijadwalkan pada 13 dan 14 Maret 2024 dengan tanggal penjatahan pada 15 Maret 2024 dan tanggal Distribusi Secara Elektronik pada 19 Maret 2024 serta pencatatan di BEI jatuh pada tanggal 20 Maret 2024. (end)