00147150
IQPlus, (2/1) - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengimbau Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk segera mengajukan tambahan anggaran pemulihan bencana di Sumatera.
"Saya hanya mengimbau sedikit ke BNPB dan pihak-pihak yang menangani bencana, kalau perlu dana, cepat ajukan. Kami dananya sudah siap,"kata Purbaya dalam wawancara cegat seusai Seremoni Pembukaan Perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI) Tahun 2026 di Jakarta, Jumat.
Menkeu menuturkan, korban bencana membutuhkan bantuan cepat agar kebutuhan dasar bisa segera kembali terpenuhi.
Maka dari itu, pihak penanganan bencana diminta untuk bergerak cepat dan mengajukan tambahan anggaran yang dibutuhkan untuk membeli alat, membangun jembatan, maupun membangun hunian tetap atau sementara.
"Karena masyarakat yang terkena dampak bencana itu nggak bisa nunggu terlalu lama," ujarnya.
Purbaya Yudhi Sadewa juga menginginkan bahwa jajaran direksi PT Bursa Efek Indonesia (BEI) terpilih harus dapat memberantas aksi goreng- menggoreng saham di pasar modal Indonesia.
Pada tahun ini, BEI akan menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) dengan salah satu mata acara yaitu pergantian jajaran direksi tepatnya pada Juni 2026.
"Pokoknya harus bisa mengerti pasar, dan bisa mengembangkan base dari investor retail dan institusi di sini. Dan yang paling penting adalah mereka punya komitmen yang kuat untuk membersihkan pasar dari para penggoreng saham yang kurang bertanggung jawab,"ujar Purbaya. (end/ant)