29159280
IQPlus, (18/10) - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menggelar pasar keuangan rakyat di Taman Rinjani Selong, Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat sebagai upaya meningkatkan inklusifitas dan literasi keuangan masyarakat.
Kepala OJK Nusa Tenggara Barat Rudi Sulistyo mengatakan acara itu sebagai puncak bulan inklusi keuangan yang dilakukan bersama Bank Indonesia, Forum Komunikasi Industri Jasa Keuangan (FKIJK), dan Pemerintah Kabupaten Lombok Timur.
"Kenapa inklusi dan literasi keuangan perlu ditingkatkan? karena itu berbanding lurus dengan pertumbuhan ekonomi di suatu daerah. Inklusi keuangan adalah suatu kunci. Inklusi itu memberikan akses," ujarnya di Lombok Timur, Jumat.
Pasar keuangan rakyat itu berlangsung sejak 18 sampai 20 Oktober 2024. Kegiatan itu disandingkan dengan pertemuan bisnis, edukasi, berbagai lomba, dan panggung hiburan.
Dalam acara itu pula ada pemberian penghargaan Desa Cakap Keuangan kepada perangkat desa, peluncuran ekosistem pondok pesantren inklusif keuangan syariah (EPIKS), hingga berbagai gelar wicara maupun pelatihan UMKM.
Rudi menuturkan pihaknya memberi akses kepada pengusaha lokal di Lombok Timur untuk bertemu dengan FKIJK. Mereka bisa buka rekening dan ikut asuransi, menjadi nasabah Pegadaian, Permodalan Nasional Madani (PMN), dan sebagainya.
Akses yang semakin banyak diharapkan bisa membuat masyarakat memahami keuangan secara detail dan menyeluruh agar masyarakat tidak lagi tertipu dengan berbagai iming-iming terkait keuangan.
"Harapan kami bisa berkontribusi positif untuk pertumbuhan ekonomi di Lombok Timur dan Nusa Tenggara Barat secara umum," kata Rudi. (end)