VKTR KOMITMEN DUKUNG PEMERINTAH PROGRAM KENDARAAN LISTRIK

  • Info Pasar & Berita
  • 28 Feb 2024

05829099

IQPlus, (28/2) - PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk (VKTR), pionir industri kendaraan listrik komersial, berkomitmen mendukung pemerintah merealisasikan Peraturan Presiden No. 55/2019 juncto Peraturan Presiden No. 79/2023 tentang Percepatan Program Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai untuk Transportasi Jalan.

Perusahaan memulai pembangunan fasilitas kendaraan listrik komersil berbasis Completely Knock Down (CKD) pertama di Indonesia melalui anak perusahaannya yang merupakan joint venture dengan Karoseri Tri Sakti, yaitu PT VKTR Sakti Industries (VKTS), di Magelang, Jawa Tengah, Selasa.

"Pembangunan fasilitas tersebut akan menghasilkan kendaraan yang ramah lingkungan dan sesuai dengan Peta Jalan Transformasi Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB) sebagai Kendaraan Operasional Pemerintahan dan Transportasi Umum yang menjadi target Kementerian Perhubungan,. kata Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi dalam keterangan di Jakarta, Selasa.

Acara "Groundbreaking Fasilitas Kendaraan Listrik Komersial Pertama di Indonesia" ini dilakukan di fasilitas VKTS, dengan dukungan dari pemerintah pusat dan daerah, seperti Menteri Perhubungan Budi Karya; Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi dan Elektronika (ILMATE) Taufik Bawazier (mewakili Menteri Perindustrian RI); Pj Gubernur Jawa Tengah Nana Sudjana; dan Pj Bupati Magelang Sepyo Achanto.

Menhub menyebut dengan adanya fasilitas ini, percepatan adopsi kendaraan listrik (electronic vehicles/EV) di Indonesia akan terwujud.

Presiden Direktur Bakrie & Brothers Anindya N Bakrie mengatakan pembangunan fasilitas VKTS merupakan salah satu realisasi kesungguhan dari Bakrie Group dalam perjalanan panjang grup usaha kami menuju rencana dekarbonisasi total tahun 2042 (100 tahun Bakrie Group).

"Kami optimis dengan masa depan industri keberlanjutan dan elektrifikasi Indonesia yang terus berkembang, dan terus konsisten dalam merealisasikan baik target internal grup usaha, maupun mendukung target pemerintah Indonesia menuju Net Zero Emissions tahun 2060," katanya pula. (end/ant)



Kembali ke Blog