00150535
IQPlus, (2/1) - PT Kioson Komersial Indonesia Tbk (KIOS) tengah berupaya memperbaiki kinerja keuangan di tengah tren penurunan pendapatan dan pembukuan kerugian dalam beberapa tahun terakhir. Manajemen Perseroan menyatakan bahwa hingga saat ini belum memiliki rencana untuk mengubah model bisnis utamanya, namun akan melakukan serangkaian langkah efisiensi dan optimalisasi.
Dalam tanggapannya kepada otoritas bursa pada 29 Desember 2025, manajemen KIOS mengungkapkan akan berfokus pada peluang-peluang baru yang lebih efektif, terutama pada segmen pengelolaan jasa manajemen persediaan. Segmen ini tercatat mengalami pertumbuhan signifikan sebesar 49% dibandingkan periode sebelumnya.
"Perseroan akan berupaya mencari peluang-peluang baru yang lebih efektif dan efisien untuk penambahan atau peningkatan pendapatan di masa yang akan datang," ungkap manajemen dalam keterangan tertulisnya.
Untuk memastikan keberlangsungan usaha, KIOS menerapkan strategi penghematan biaya operasional serta penajaman fokus pada produk dan layanan yang memiliki margin tinggi. Langkah ini mencakup optimalisasi pengelolaan persediaan melalui anak usahanya, PT Retail Kita Indonesia (RKI).
Selain itu, KIOS menjelaskan mengenai skema kerja sama dengan mitra bisnisnya, JLI, di mana RKI memberikan pembagian keuntungan (profit sharing) sebesar 30%. Penentuan nilai pembagian keuntungan tersebut didasarkan pada laba bersih yang dihasilkan oleh RKI.
Terkait posisi keuangan, Perseroan juga melakukan penyesuaian nilai wajar uang jaminan atas pengelolaan gudang penyimpanan persediaan milik RKI. Uang jaminan tersebut diukur berdasarkan Net Present Value (NPV) untuk lima tahun ke depan dan diklasifikasikan menggunakan biaya perolehan diamortisasi.
Melalui kombinasi strategi efisiensi dan fokus pada lini bisnis yang bertumbuh, Kioson Komersial Indonesia berharap dapat membalikkan tren negatif pendapatan dan meningkatkan profitabilitas perusahaan di masa depan.(end)